Tiga Mobil Hemat Energi UGM Berlaga di KMHE 2016

Infokampus.news – Tiga mobil hemat energi rancangan Tim SEMAR Universitas Gadjah Mada (UGM) siap berlaga dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2016. Menjadi tuan rumah, UGM pun menargetkan merebut juara umum pada kontes tersebut..

Wakil Rektor UGM Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Iwan Dwiprahasto mengungkapkan, pengembangan ketiga mobil menjadi prestasi bagi mahasiswa dan dosen pembimbing lantaran mampu mengolah ide dan konsep menjadi suatu produk teknologi yang riil. Untuk itu, tim harus memanfaatkan momentum ini semaksimal mungkin.

Baca Juga: 

“UGM terus memberi dukungan bagi tim ini, dengan harapan bahwa hal ini dapat menjadi awal dari berbagai prestasi di masa mendatang serta wujud dari kontribusi UGM terhadap pemecahan polemik energi global. Kami akan terus mendorong, mendampingi, dan men-support teman-teman yang akan berlaga,” tuturnya disitat dari laman UGM, Rabu (26/10/2016).

Pada KMHE 2016, Tim SEMAR berpartisipasi dalam tiga kategori berberda. Pertama, yakni kategori urban concept melalui mobil SEMAR Urban Gasoline yang berkonsep city car empat roda, dan berbahan bakar bensin. Kemudian, pada kategori prototype diwakili oleh SEMAR Proto Diesel yang berbahan bakar diesel.

“Ketiga, SEMAR Proto Electric yang pertama kali dikembangkan pada tahun ini, menggunakan listrik sebagai penggerak utamanya,” ucapnya.

Melalui kontes ini tim terus melakukan berbagai pengembangan pada mobil untuk meminimalkan penggunaan bahan bakar. Misalnya, pada mobil SEMAR Urban Gasoline dan SEMAR Proto Diesel perubahan besar dilakukan pada chassis yang kini menggunakan composite material dengan bahan carbon fiber.

“Materi ini mampu mengurangi bobot hingga lebih dari 50 persen. Proto Diesel tahun lalu berat chasisnya 25 kilogram sekarang menjadi 8 kilogram. Kalau yang Gasoline penurunannya dari 25 kilogram menjadi 12 kilogram,” terang Ketua Tim, Fachmi Al Farizi.

Fachmi menambahkan, perubahan desain chassis berpengaruh cukup signifikan terhadap kemampuan aerodinamis mobil, serta membuat pemakaian bahan bakar menjadi jauh lebih hemat. “Dengan berbagai upaya yang telah kami lakukan untuk melakukan inovasi dan perbaikan konsep, kami optimis dapat meraih juara pada ajang KMHE 2016,” tutup Fachmi. (FAM)

 

Sumber: UGM

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mendikbud : Jumlah Paten Peneliti Indonesia Rendah

Inovasi mahasiswa maupun siswa di Indonesia unik dan beragam, namun sayangnya banyak karya maupun temuan hasil penelitian tersebut belum dipatenkan....

Close