Tips Doktor Baru Unisma: Selain Padi, Keuntungan Menanam Tanaman ini Lebih Menggiurkan loh!

Infokampus.news – Menurut Dr. Ir. Sunawan M.P., doktor yang baru saja meraih gelar doktornya dari  Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (UB) beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa menanam ketan saat ini sudah tidak selama dulu.

Hal ini dapat diketahui melalui disertasinya berjudul “Peningkatan efisiensi energi matahari melalui perbaikan teknologi budidaya tanaman padi ketan” dirinya menemukan beberapa faktor yang mempercepat masa tanam padi ketan.

Beberapa faktor tersebut diantaranya efisiensi tenaga matahari untuk menunjang percepatan pertumbuhan. Selain itu faktor pemilihan bibit, pemberian pupuk dan proses perawatan lain juga harus diperhatikan.
“Sekarang ini juga sudah ada bibit yang masa tanamnya cepat namanya genjah, itu kalau menggunakan teknik efisiensi tenaga mata hari yang kami temukan bisa sama dengan masa tanam padi yakni 100 hari.” Ujarnya.
Jaman dulu memang masa tanam ketan bisa sangat panjang bisa sampai 5 bulan jika tidak memakai bibit ini. Namun saat ini sudah beda, selain ada bibit yang masa tanamnya pendek permintaan ketan juga sangat besar. Selama ini pemerintah memenuhi kenutuhan ketan dengan mengimpor dari Thailand dan Vietnam.
“Produksi  indonesia hanya 50-80 ton itu masih butuh mengimpor 100-200 ribu ton. Sekarang petani tidak mau menanam ketan padahal keuntungannya lebih dari 2 kali lipat beras. Per kilo kan bisa 20-25 ribu rupiah.” Tambahnya.
Dengan penelitiannya inj ia berharap masyarakat bisa mulai beralih untuk menanam padi ketan daripada padi. Selain itu pemerintah juga harus turut ambil bagian untuk mengedukasi masyarakat soal keuntungan dari menanam ketan. (Him/Jul)

ADV-728_x_90

Baca Juga :  Setelah 35 Tahun Mengabdi Di UWG, Titik Berniat Lakukan Kegiatan Sosial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *