Public Speaking Ala Dinda Maudi, Seperti Apa?

Infokampus.news РBerbicara di depan umum tidaklah mudah. Demam panggung, mual, gemetaran, dan sport jantung adalah hal yang umum terjadi ketika seseorang baru pertama kali mencoba berbicara di depan umum. Untuk mengatasinya, ada beberapa tips yang bisa menjadi solusi dari masalah tersebut. Dalam acara Community Meet-Up yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya di kampus STIKI Malang, Dinda Maudi salah seorang mahasiswi STIKI Malang yang juga menjadi pembicara dalam acara tersebut, menyampaikan beberapa tips-tips dasar dari public speaking. Dalam kesempatan itu, ia juga menceritakan beberapa pengalamannya dibidang public speaking, di antaranya ia juga sempat bekerja menjadi penyiar radio ketika menginjak kelas 3 SMP di salah satu penyiaran radio swasta di Malang, dan ia juga sempat memenangkan perlombaan Master of Ceremony (MC) yang diadakan di kampus Universitas Merdeka (UNMER) dan berhasil mendapatkan juara 3 dalam kompetisi tersebut.

Tips Dasar Public Speaking oleh Dinda Maudi
1. Latihan

Sering berlatih menjadi kunci sukses dari seorang public speaker. Jika pada tips-tips public speaking pada umumnya menyarankan untuk sering berlatih dengan melihat performa kita saat berbicara di depan cermin, Dinda tidak melakukan hal tersebut, karena menurutnya ketika dia mencoba melihat performanya di depan cermin, Dinda malah tidak fokus pada materi yang akan disampaikan, dan malah berfokus pada penampilan (gaya penyampaian materi) yang dirasanya selalu kurang, oleh sebab itu Dinda memutuskan untuk berlatih tanpa melihat performanya di depan cermin agar latihan berjalan lancar.

2. Mengatur pernafasan

Latihan pernafasan. Ada dua jenis pernafasan yaitu yang di jelaskan oleh Dinda yaitu pernafasan perut dan pernafasan dada. Dinda juga menjelaskan kapan saatnya menggunakan teknik pernafasan perut dan kapan menggunkan pernafasan dada. Pernafasan dada biasanya digunakan di saat kita harus berbicara cepat, contohnya seperti saat menjadi penyiar radio, sedangkan pernafasan perut digunakan ketika menjadi MC ataupun saat Pidato karena suara akan lebih panjang dan terdengar bulat.

3. Penampilan

Kita juga harus menyesuaikan pakaian yang akan kita gunakan, contohnya saat kita mengisi acara yang bersifat formal kita juga harus menggunakan pakaian yang bersifat formal seperti menggunakan jas dan berpakaian rapi, dan ketika mengisi acara yang bersifat nonformal seperti acara anak muda contohnya, kita juga harus menyesuaikan pakaian seperti anak muda pada umumnya.

 

Itu tadi beberapa tips untuk menjadi public speakers ala mahasiswi STIKI Malang ini. Selain itu, ternyata sebelum  berbicara di depan umum seperti menjadi MC dan lain-lain Sobat FoKus harus melakukan beberapa persiapan yang ada di link berikut Persiapan Public Speaking. Selamat mencoba! (okt/him)

Leave a Reply

Your email address will not be published.