Tolak Golput! Mahasiswa Demo ingin Debat Capres Dilakukan di Kampus

infokampus.news – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) berkumpul dan melakukan aksi unjuk rasa di area d Debat Capres – Cawapres 2019 tepatnya di depan Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Dalam orasinya mereka menyampaikan bahwa dari keseluruhan debat yang diadakan tidak ada satupun yang dilakukan di kampus.

“Dari lima debat tak ada satu debat pun yang diadakan di kampus,” kata salah satu mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Erfan Kurniawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (17/1).

Mereka menuntut untuk mengadakan debat Capres – Cawapres 2019 di lakukan juga di kampus, hal ini dapat diketahui melalui tulisan spanduk yang mereka bawa pada saat orasi di lapangan.

Kami Tunggu Debat di Kampus’ dan ‘Debat Capres di Kampus’ demikian isi pesan yang dituliskan di sejumlah spanduk yang mereka bawa.

Sebelumn”Kalau merujuk pada UU (Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu), nggak boleh karena Pasal 280 ayat 1 huruf H jelas. Tidak boleh melakukan kampanye, atau ada larangan kampanye di tempat pendidikan, ibadah, dan fasilitas lainnya,” ya,pada bulan Oktober 2018 Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga Uno mengusulkan untuk diadakannya debat Capres-Cawapres 2019 di Kampus terpilih diikuti oleh akademisi dan mahasiswa terpilih bebas berdialog mengupas visi-misi dan disiarkan secara live.

Baca Juga :  Pusat Kopi UB Forest: Penelitian sekaligus Pemberdayaan Masyarakat

Hal ini menyorot perhatian Kemenristekditi yakni M.Nasir, beliau mengatakan acara debat di kampus sama seperti Pilpres Amerika Serikat meski, menurutnya, urusan penyelenggaraan pemilu berada di tangan KPU.

“Itu tergantung KPU ya, itu kewenangan KPU. Kalau KPU mengizinkan dan KPU meminta kepada saya, (pasti) saya persilakan, perguruan tinggi mana yang akan ditunjuk. Kami akan melakukan pengamanan yang baik. Ini yang penting,” Terangnya lebih lanjut.

Setelah wacana debat di kampus banyak di bicarakan masyarakat, Badan Pengawas Pemilu akhirnya angkat bicara mengenai hal ini. Bawaslu menilai hal tersebut bisa melanggar peraturan kampanye.

“Kalau merujuk pada UU (Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu), nggak boleh karena Pasal 280 ayat 1 huruf H jelas. Tidak boleh melakukan kampanye, atau ada larangan kampanye di tempat pendidikan, ibadah, dan fasilitas lainnya,” Menurut Komisioner Bawaslu, Ratna Dewi Petallolo.

Tim Infokampus.news sudah menjelaskan bahwa debat Capres dan Cawapres 2019 kali ini akan dibagi ke dalam lima sesi dan di setiap sesi disiarkan melalui stasiun tv yang berbeda. Debat pertama kemarin sudah dilakukan di Hotel Bidakara Jakarta Selatan dengan tema HAM, Terorisme dan Korupsi. (Jul)

 

Baca Juga :  UWG Buka Program Beasiswa untuk 35 Calon Mahasiswa Baru, Simak Ulasannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *