UB Buka Penerimaan Program Akselerasi (Fast Track) Tahun 2020/2021

INFOKAMPUS.NEWS – Universitas Brawijaya (UB)  membuka penerimaan Program Akselerasi (Fast Track) Tahun 2020/2021 dengan waktu pendaftaran yang berlangsung mulai 5 Mei sampai dengan 10 Juli 2020.

Adapun Menu pendaftaran Program Fast-track SIAM akan aktif sesuai dengan waktu pendaftaran.

Mahasiswa yang memenuhi persyaratan  dapat mengunduh dan mengisi form dari Aplikasi SIAM akun masing-masing mahasiswa.

Kemudian mahasiswa melakukan upload form yang diperlukan. KHS semester 1 – 5 dibuat menjadi 1 (satu) file PDF.  Lalu, jika mahasiswa sudah memiliki  TOEFL dapat diupload didampingi dengan surat rekomendasi dosen sesuai dengan format yang disediakan. Pemilihan program studi S2 dapat sebidang atau tidak sebidang sesuai Rekomendasi dan persyaratan khusus untuk program studi S2 yang akan diambil.

Selain itu juga Surat dukungan pembiayaan dari orang tua sesuai format serta Surat pernyataan mahasiswa pendaftar.

Adapun ketentuan umum yang ditentukan antara lain akreditasi  program Studi  dan program studi magister paling rendah B. Selanjutnya  mahasiswa program Fast-track mendapatkan NIM Program Magister setelah kelulusannya dari Program sarjana. Selain itu mahasiswa S1 yang diterima dari program Fast-track pada semester VII sudah mengambil mata kuliah Program Magister semester I (satu).

Sedangkan beban studi mahasiswa program Fast-track paling sedikit 144 (seratus empat puluh empat) sks untuk program sarjana dan paling sedikit 36 (tiga puluh enam) sks untuk Program Magister.

Beban studi mahasiswa Program Fast-track untuk semester 1 (satu) dan semester 2 (dua) pada program magister paling sedikit 14 (empat belas) sks.

Mahasiswa yang mendaftar Program Fast-track adalah mahasiswa yang memenuhi persyaratan antara lain mahasiswa yang bersangkutan memiliki Status MAhasiswa Aktif di UB, sedang menempuh semester VI (enam) dan telah lulus paling sedikit 110 (seratus sepuluh) sks pada akhir semester V (lima) dengan IPK lebih dari atau sama dengan 3.50 atau paling rendah sama dengan 3.25 dengan nilai paling rendah B. Selanjutnya mahasiswa tersebut memiliki nilai TOEFL paling rendah atau sama dengan 450 (jika ada).

Selain persyaratan tersebut, mahasiswa juga harus mendapatkan rekomendasi dari dosen bergelar doktor dengan jabatan akademik paling rendah lektor.

Kemudian mahasiswa yang bersangkutan juga  perlu mendapat persetujuan dan kesanggupan pembiayaan pendidikan dari orang tua/ wali dan /atau pihak lain. (Rfl)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.