UGM Kembangkan Melon Pengusir Nyamuk

Infokampus.news – Memasuki musim penghujan, banyak masyarakat terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). Penyakit ini tak bisa dianggap remeh lantaran bisa mengakibatkan kematian jika tidak ditangani secara cepat dan tepat. Pencegahan penyakit DBD turut dilakukan oleh Unversitas Gadjah Mada (UGM). Uniknya, UGM melakukan terobosan dengan mengembangkan melon pengusir nyamuk.

“Fakultas Biologi UGM berhasil mengembangkan tanaman melon pengusir nyamuk yang berpotensi digunakan sebagai bahan obat anti nyamuk yaitu Gama Melon Parfum,” ujar Dekan Fakultas Biologi UGM, Budi Setiyadi Daryono, dinukil dari laman UGM, Sabtu (10/12/2016).

Melon pengusir nyamuk ini memiliki aroma harum yang tidak disukai oleh nyamuk. Memiliki berat rata-rata 200-350 gram, Gama Melon Parfum punya ornamen kulit buah yang unik menyerupai batik.

“Gama Melon Parfum mengandung flavonoid dan terpenoid yang tinggi. Kedua senyawa tersebut terbukti ampuh untuk membunuh jentik nyamuk. Sedangkan aroma wangi berasal dari kandungan volatile yang tinggi,” paparnya.

Berdasarkan hasil uji efektivitas, ekstrak melon memiliki daya proteksi terhadap nyamuk 95,61 persen pada bagian kulit, sedangkan pada daging buah sebesar 99,35 persen.

Baca Juga:

“Ini membuktikan bahwa Gama Melon Parfum sangat potensial dikembangkan menjadi lotion anti nyamuk maupun dijadikan serbuk pengganti abate,” tukasnya. (FAM)

 

Sumber: UGM

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mahasiswa FIB UB Gelar Pameran Seni Rupa Murni

Program Studi Seni Rupa Murni Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Brawijaya (UB) tahun ini kembali menggelar acara Dedicated Aesthetic di...

Close