UI Raih Penghargaan di Bidang Keterbukaan Informasi Publik

Infokampus.news – Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla memberikan penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Terbaik dalam Keterbukaan Informasi Publik kepada Universitas Indonesia (UI) yang terima langsung oleh Rektor UI Prof.Dr.Ir.Muhammad Anis, M.Met. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat pada Selasa (20/12) di Istana Negara, Jakarta. UI merupakan satu-satunya institusi dengan skor tertinggi yaitu 97,92 dari seluruh kategori yang diterima oleh 64 institusi.

Wakil Presiden RI memberikan arahan kepada para pimpinan institusi bahwa terjaminnya keterbukaan informasi merupakan tanggung jawab yang harus dipenuhi seluruh pihak. Untuk itu, UI sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan menuju perguruan tinggi riset unggulan di Asia Tenggara berkomitmen untuk meningkatkan upaya transparansi bagi para stakeholder dengan sepenuh hati, transparan, cepat, akurat dan aman. Diharapkan melalui upaya transparansi informasi ini dapat menjadi salah satu faktor pendorong UI menjadi Universitas kebanggaan bangsa Indonesia di kancah internasional.

Prof. Muhammad Anis menambahkan, “Pencapaian ini membuktikan komitmen UI di dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good governance) dan berkomitmen memberikan layanan bagi para stakeholders UI. Penghargaan yang UI peroleh ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pengelola Informasi dan Dokumentasi baik di tingkat fakultas maupun universitas. UI akan senantiasa mempertahankan dan menjaga kualitas pelayanan informasi publik dengan konsisten dan berkesinambungan.”

Proses penilaian berlangsung sejak April hingga Desember 2016 oleh tim yang terdiri atas komisioner, tenaga ahli dan tim pelaksana teknis lapangan. Yang menjadi indikator penilaian berupa transparansi, akuntabilitas pelayanan dan informasi dalam periode satu tahun. Anugerah Keterbukaan Informasi Publik terdiri atas tujuh kategori yaitu, kategori kementerian, pemerintah provinsi, universitas/perguruan tinggi negeri, badan usaha milik negara, lembaga negara dan lembaga pemerintah non kementerian, lembaga non struktural, dan partai politik. (FAM)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hari Gini Mikir IPK Tidak Penting Untuk Kerja? Tobat Sekarang Juga!

Strategi apa yang kita harus persiapkan untuk bersaing dalam dunia kerja yang persaingannya semakin ketat ini? Samuel, keynote speaker dari...

Close