UIN Sunan Gunung Djati Hadapi Tantangan Revolusi Industri Siapkan Sarjana Ulama Zaman Now

Infokampus.newsTantangan besar bagi perguruan tinggi saat inim yakni menghadapi revolusi industri 4.0. oleh karena itu setiap program studi yang diselenggarakan di perguruan tinggi harus mampu menjawab dan sejalan dengan tantangan tersebut.

“Mau tidak mau, program studi pendidikan Agama Islam (PAI) harus memiliki kemampuan bersaing menghadapi revolusi industri 4.0 yang semakin berada di depan mata. PAI harus semakin memperkuat pendidikan karakter: ungkap pelaksana tugas Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Aan Hasaah, M.Ed.

Salah satu bentuk kesiapan menghadapi tantangan tersebutm kata Aan selaku penyelenggaraan pendidikan harus memiliki nilai akreditasi yang baik. Itulah yang kini tengah dilaksankan FTK UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Aan mengaku optimis, program studi PAI akan mampu mempertahankan  nilai akreditasi A yang selama ini telah dicapainya.

Ada tiga aspek yang harus diberi penguatan agar proses pembelajaran berlangsung secara optimal. Ketiga aspek itu yakni pertama peningkatan infrastuktur terutama penambahan laboratorium hal ini sejalan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

Kedua kerjasama dengan pihak-pihak lain yang berhubungan dengan PAI, terutama lembaga pendidikan diantaranya madrasah-madrasah dan sekolah. Ketiga yakni penguatan fungsi kecendiakawanan sivitas akademika di tengah-tengah masyarakat misalnya peningkatan kepedulian sosial terhadap masalah sosial seperti penanggulangan narkoba, bencana alam, membangun lingkungan bersih pendidikan kemasyarakatan dan sebagainya.

Hal senada juga disampaikan Rektor UIN SGD Bandungm Prof. Dr. Mahmud, M.Si untuk menghadapi tantangan revolusi indutsri, disamping itu memaksimalkan kampus I di jalan A.H. Nasution dan kampus 2 di Jalan Soekarno Hatta, UIN SGD Bandung juga sudah memeprsiapkan kampus 3 yang dikhususkan untuk mengembangkan ilmu Al-Qur’an.

Menurutnya di rumah Alquran ini mahasiswa digembleng secara khusus oleh para kiyai, para doktor dan profesor yang kompeten dalam bidang ilmu Alquran dan teknologi.

“di kampus III kami bangun rumah Alquran yang dipersiapkan untuk mencetak sarjana ulama zaman now untuk menghadapi era revolusi indsutri 4.0. Rumah Alqur’an dilengkapi pembelajaran berbasis teknologi informasi.” Ungkapnya. (Jul)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Mahasiswa tenggelam
Unair Berduka, 2 Mahasiswa Tenggelam di Pantai Bantol Malang Selatan

Infokampus.news – Dua mahasiswa dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tenggelam dan ditemukan meninggal oleh tim Search and Rescue (SAR) Malang

Close