Ujian Gelombang 2 UMM Isi 50% Kuota Mahasiswa Baru

Infokampus.news, Malang – Ujian tulis gelombang 2 UMM, singkatan dari Universitas Muhammadiyah Malang telah selesai dilakukan siang ini. Sebanyak 10.131 orang pendaftar direncanakan hadir dalam ujian yang digelar mulai pukul 8.00 pagi hingga 11.00 WIB ini. Namun menurut Rektor, tahun ini masih terjadi kekosongan kursi peserta ujian lantaran masih ada peserta yang tidak mengikuti ujian tulis hari ini.

ujian gelombang 2 umm

“karena gelombang 2 ini jurusan semakin menyempit, persentase ketidakhadiran ya kurang lebih 3% ya dari jumlah pendaftar gelombang dua ini, banyak faktor ya untuk ini,” ujar Drs. Fauzan M.pd, selaku rektor Universitas Muhammadiyah Malang.

Baca Juga :

Gandeng Polres dan Polresta Malang

Meskipun suasana ujian hari ini terbilang cukup kondusif, namun pihak kampus tetap membuat tindakan antisipatif guna menghindari terjadinya kecurangan baik dari pihak dalam maupun luar kampus.

“Kami bertujuan untuk menyeleksi orang yang benar-benar layak masuk universitas ya, salah satu caranya kita menggandeng polres dan polresta malang untuk pengamanan,” tegasnya kemudian

Meskipun untuk tahun ini tidak ditemukan kecurangan ujar bapak Fauzan, namun pihak kampus tidak ingin memberi celah sedikitpun jika ada pelaku kecurangan.

Gelombang 2 Untuk Memenuhi Hampir 50% Mahasiswa Baru

Setelah peserta ujian hari ini mengikuti tes dengan tertib dan kondusif, lebih dari 10.000 peserta ini harus menyiapkan diri untuk pengumuman 4 hari kedepan. Pasalnya, dari jumlah tersebut hanya akan diambil 2400 orang peserta yang telah memenuhi passing grade universitas.

“gelombang dua ini, sama dengan gelombang satu ya, kita ambil sekitar 2400 orang peserta yang telah lolos passing grade, lalu akan kami adakan wawancara setelah itu,” tukas bapak rektor kemudian.

Jika hari ini sekitar 10.000 pendaftar mengikuti tes, maka sekitar 7000 lebih perserta yang hari ini mengikuti ujian akan gugur dalam ujian tulis gelombang 2 ini. (ir)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menristekdikti: Dosen Minimal Bergelar Doktor

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menegaskan, perguruan tinggi di Indonesia diharapkan bisa meningkatkan kualitasnya ke depan....

Close