UM Gelar Seminar Sejarah ‘Agar Tidak Dilupakan Generasi Mendatang’

Infokampus.news, Malang – Hari ini (26/4) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Seminar Sejarah nasional bertema ‘Sejarah Lokal: Tantangan dan Masa Depan. Keynote speaker utama dalam seminar ini yaitu pengamat pendidikan kondang Indonesia Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro.

Ia menyoroti budaya yang tidak diaplikasikan masyarakat Indonesia seperti masyarakat barat, yakni menanamkan rasa cinta budaya sendiri sejak dini.

“Orang eropa itu perhatikan senang sekali dengan sejarah mereka,” Tukasnya saat membuka acara.

Budaya Indonesia Tidak Akan Diketahui, Hanya Secuil Saja Oleh Generasi Mendatang

Ia menuturkan, masyarakat barat mulai menanamkan pengetahuan serta rasa cinta sejarah mulai sejak mereka kecil. Hal ini bisa dilihat dari budaya orang tua di barat dengan seringnya membawa anak mereka pergi ke musium

“Setiap 6 bulan anak-anak dibawa ke musium, ada guide yang menjelaskan pada mereka dulu itu seperti ini ini ini, dulu itu begitu. Jadi mereka tahu secara lengkap bahasanya dari yang ahli tidak sepotong sepotong seperti disini.” Ujar dia.

Ia menekankan buruknya penuturan sejarah di Indonesia oleh masyarakatnya, sehingga tidak ada sejarah runtut. Sejarah yang diceritakan oleh masyarakat justru cenderung seperti legenda.

“Kecenderungan disini adanya legenda, sejarah yang secuil secuil. Harusnya sejarah yang jelas dan runtut bisa dikenang oleh anak cucu kita, tapi bagaimana kalau tidak diajarkan sejak kecil? Membaca saja susah, lalu mungkin sejarah kita akan dilupakan jika selalu begini.” Tandasnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pertama Diselenggarakan, Video Contest Uniga Direspon Positif

Dalam menyambut ulang tahun ke-37 Universitas Gajayana Malang (Uniga), BEM dan Kemahasiswaan Uniga menyelenggarakan Video Contest

Close