Unika Atma Jaya Terima Mahasiswa Baru Jalur Bebas Tes – Ujian Nasional (JBT-UN)

Infokampus.newsUniversitas Katolik Indonesia Atma Jaya (Unika Atma Jaya) pada tahun akademik 2018/2019 membuka penerimaan mahasiswa baru program jalur bebas tes ujian nasional (JBT UN) bagi siswa-siswi SMA yang berprestasi.

Alur pendaftaran calon peserta wajib melakukan pendaftaran penerimaan baru program JBT secara online melalui https://admission.atmajaya.ac.id dengan melakukan pembayaran biaya registrasi Rp 100.000 melalui Bank Mandiri.

Selanjutnya persyaratan pendaftaran lulus pada tahun 2018 dan memiliki nilai rata-rata ujian nasional minimal 6.70 untuk semua pilihan program studi, khusus untuk kedokteran nilai rata-rata UN minimal 8.50 dan menyerahkan surat pernyataan motivasi, khusus untuk calon mahasiswa program studi kedokteran, farmasi, teknobiologi, teknologi pangan dan psikologi. Semua berkas pendaftaran dimasukkan dalam map warna hijau.

Apabila pendaftar program JBT-UN Unika Atma Jays melebihi kuota yang tersedia, maka diadakan seleksi. Nah untuk penyerahan berkas registrasi paling lambat sudah harus diterima pada tanggal 26 Mei 2018. Pengumuman penerimaan mahasiswa baru Program JBT akan diselenggarakan pada tanggal 04 Juni 2018 melalui situs http://www.atmajaya.ac.id, serta bukti keterangan surat lulus seleksi dan surat pernyataan mahasiswa akan dikirimkan melalui e-mail.

Bagi calon mahasiswa yang telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri hanya IPB, ITS, UGM, Unair, UNDIP, UNPAD, UNS, dan UB melalui SBMPTN, maka akan menerima kembali SPP dan biaya pendidikan (Setelah dipotong biaya administrasi 25% dari total uang yang harus dibayarkan untuk semester awal sebagai mahasiswa baru, termasuk kontribusi pengembangan pendidikan).

Unika Atma Jaya akan memiliki 3 (tiga) kampus, yaitu kampus Semanggi, Pluit, dan BSD. Tiga kampus akan memiliki kekhasan dalam pelayanan pada bangsa. Kampus Aemanggi akan menjadi pusat kegiatan pengembangan masalah bangsa, kampus BSD akan menjadi pusat kegiatan pengembangan manusia, sementara kampus Pluit yang terdiri dari Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Atma Jaya akan didedikasikan sebagai pusat kegiatan pengembangan masalah kesehatan.

Saat ini, Unika Atma Jaya memiliki 18 Program Studi S-1, 8 Program studi S-2, 2 program studi profei, 1 program studi Doktor. Di bidang penelitian, terdapat 4 pusat penelitian dan 1 pusat pemberdayaan masyarakat di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat (LPPM). Mereka adalah pusat penelitian HIV-AIDS (PPH), Pusat Kajian Pembangunan Masyarakat (PKPM), Pusat Kajian Budaya dan Bahasa (PKBB) dan Pusat Pengembangan Etika (PPE) serta Di Pluit ada Pusat Penelitian Kesehatan (Puslitkes). (jul)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
bosscha itb awal ramadan
Tentukan Awal Ramadan, Observatorium Bosccha milik ITB Lakukan Pemantauan Hilal

Infokampus.news – Sebagai institusi pendidikan dan penelitian di bidang astronomi, Observatorium Bosscha milik ITB melaksanakan kegiatan pengamatan bulan untuk menentukan

Close