Unika Atma Jaya Membentuk SDM Berkualitas di Era Milenial

Infokampus.newsBiro Sumber Daya Manusia (BSDM) Unika Atma Jaya mengadakan acara eprtemuan bertajuk “Human Resources Gathering : Changing Culture to Attract Millenials” untuk mewujudkan sumber daya manusia berkualitas di era milenial.

Acara yang berlangsung pada tanggal 13 September di Gedung Yustinus lantai 14 kamus 1 Semanggi Unika Atma Jaya. Acara human resources Gathering ini merupakan pertama kali atas dasar inisiatif dari BSDM Unika Atma Jaya dengan harapan acara seperti ini akan berlanjut dan sistem pelaksanaannya akan berganti lokasi secara bergilir di Universitas lain.

BSDM Unika Atma Jaya menghadirkan dua pembicara untuk memberika materi selama acara berlangsung, yaitu Josef Batoana yang membawakan materi “Changing Culture to Attract Millenials” dan Sylva Damanik dengan materi “Digital Readiness and Sustainbility”.

Acara dibuka dengan sambutan dari Rektor Unika Atma Jaya yakni Dr. Agustinus Prasetyantoko. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan bahwa Biro Sumber Daya Manusia dalam institusi pendidikan seperti universitas memerlukan penyesuaian kembali akrena arus perubahan zaman yang sangat cepat.

“Dalam institusi perguruan tinggi seperti Universitas, mahasiswa digambarkan sebagai golongan milenial, namun tidak sedikit dari tenaga pengajar yang dalah hal ini adalah dosen merupakan golongan kolonial. Ini menjadi tantangan tersendiri untuk mengelola sumber daya manusia secara maksimal dan tepat guna mencapai tujuan yang di tetapkan” tutur beliau.

Josef Batoana memberikan materi dan presentasi beliau memaparkan “Unika Atma Jaya sebagai contoh, dulu memiliki Fakultas Ilmu Kemasyarakatan dengan jurusan manajemen personalia yang membuat saya tertarik untuk mendaftar. Yang mau saya sampaikan adalah di saat universitas lain berfokus pada ilmu lainnya, Unika Atma Jaya sudah memikirkan betapa penyingnya sumber daya manusia itu sendiri sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat,”

Selanjutnya Sylvano Damanik memberikan materi mengenai dua manfaat mengenai kelebihan dan kekurangan fakultas serta memahami stakeholder mayoritas mahasiswa. “Intinya kita harus siap dengan era serba digital karena mereka kita dipermudah segalanya. Indonesia juga negara yang pertumbuhan teknologinya harus belajar sesuatu yang baru. Kecenderungan kita sekarang terlebih dahulu takut dapidada mencobanya, padahal itu soal masalah oengetahuan dan kebiasaan,”. (Jul) 

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Ikut PMW, Usaha Wunder Shoes Sepatu Kulit Mahasiswa Teknik UM Ini Bisa Capai Omzet Jutaan Rupiah

Terhitung sejak 3 bulan lalu, 3 mahasiswa Teknik UM yakni Andreas, Awalia, Fuad, Bagas mulai aktif dalam Program Mahasiswa Wirausaha (PMW)....

Close