Unikama Gelar Workshop Tips Jitu Lolos PHBD, Kamu Para Peneliti Wajib Baca!

Infokampus.news, Malang – Sebagai peneliti, mendapat dana penelitian salah satunya PHBD membuat penelitian kita lebih efektif menyasar kebutuhan masyarakat luas. Untuk itu Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar Workshop ‘Jurus Jitu Sukses Proposal PHBD’ hari ini (15/3).

Anggri Sartika Wiguna, pemateri dalam acara ini mengungkapkan pentingnya mempertimbangkan kebutuhan desa binaan dengan akurat sebelum mulai meneliti. Pasalnya, jika masyarakat terbantu dengan inovasi yang dihasilkan bukan tidak mungkin hubungan yang terjalin akan berlangsung lama dan tentunya peneliti mudah untuk mendapatkan PHBD.

“Kita butuh masyarakat desa dan tentu mereka itu bergantung dengan hasil inovasi kampus.” Ungkapnya saat memberikan materi.

Selain itu peneliti juga bisa memulai dengan mencermati inovasi apa yang diperlukan oleh masyarakat sekitar kampus atau desa tertentu. Misalnya di kabupaten Malang sendiri ada 3 lokasi yang tingkat kemiskinannya masih sangat tinggi.

“Sebagian besar yang saya lihat itu awalnya daerah itu miskin lalu mulai terangkat ekonominya bukan karena ada pengentasan kemiskinan, tapi karena masyarakatnya kerja di luar negeri.” Tukasnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua KPK Ingin Mahasiswa UMM Jadi Pejuang Antikorupsi

Banyak inovasi tepat guna yang diperlukan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di berbagai desa di Indonesia khususnya di Malang sendiri. Anggri mengklasifikasikan beberapa kategori inovasi yang masih sangat jarang dikembangkan oleh para peneliti.

“Ada kesehatan, pendidikan, ketahanan dan keamanan pangan,Energi baru dan terbarukan, lingkungan hayati, dan Mitigasi bencana. Ini banyak yang masih belum tersentuh di klasifikasi ini,” terangnya.

Dengan klasifikasi seperti ini ia berharap peneliti bisa memberikan kontribusi inovasi tepat guna secara menyeluruh yang diperlukan oleh masyarakat Indonesia dan tentunya PHBD akan semakin mudah didapatkan. (Pus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *