Unisma Gandeng Dua Lembaga Pendidikan Untuk Kemajuan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Infokampus.news, Malang – Universitas Islam Malang telah meresmikan kerjasama dengan menandatangani nota kesepahaman dengan Institut Agama Islam Tribakti Kediri dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Penandatanganan MoU dilakukan hari ini Selasa (07/03) di Gedung Yayasan Seus, Universitas Islam Malang.

Prof. Dr. H. Masykuri, M.Si selaku rektor Universitas Islam Malang menyambut hangat kedatangan rombongan dari Institut Agama Islam Tribakti Kediri maupun Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Nota kesepahaman antar tiga lembaga pendidikan ini membahas mengenai kemajuan Tri Dharma perguruan tinggi.

Dalam penandatanganan MoU hadir pula seluruh jajaran pimpinan dari Institut Agama Islam Tribakti Kediri diantaranya, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus selaku rektor, KH. An’im Falahuddin Mahrus selaku pembina yayasan, KH. Moh. Anwar Mansur selaku ketua yayasan, beserta pengurus yayasan dan wakil rektor Institut Agama Islam Tribakti Kediri.

Dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya hadir Prof. H. Sri Harmadji, dr.Sp.THT-KL(K) selaku rektor, Prof. Dr. Ir. Achmadi Susilo, MS selaku wakil rektor bidang hubungan kerja sama beserta rombongan.

Dalam sambutannya, rektor Universitas Islam Malang Prof. Dr. H. Masykuri, M.Si menyatakan bahwa MoU ini diharapkan dapat memberikan efek positif bagi perkembangan Tri Dharma perguruan tinggi bagi ketiga lembaga pendidikan.

Studi Banding Untuk Berbagi Ke Dua Lembaga Pendidikan

Tidak hanya penandatanganan MoU, Universitas Islam Malang juga mengadakan studi banding dengan Institut Agama Islam Tribakti Kediri dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Dengan maksud berbagi pengalaman mengenai manajemen Universitas, manajemen Yayasan, mutu Akademik, keuangan dan pelayanan Administrasi umum, dan juga Kemahasiswaan.

“Studi banding dilakukan untuk melihat kemajuan unisma yang mungkin dapat diadaptasi di kedua lembaga pendidikan tersebut. Kami akan membahas masalah pengembangan SDM, riset dan jaminan mutu mengenai masalah kerjasama, kemahasiswaan dan akademik secara keseluruhan,” pungkasnya.

Tema dan materi studi banding dibagi menjadi lima, ditujukan untuk membahas bagaimana trik untuk memberdayakan SDM disana. Dan juga akan dibahas bagaimana membangun sistem manajemen yang bagus untuk sebuah lembaga pendidikan.

“Era networking membutuhkan percepatan dari berbagai macam pengembangan dari bidang – bidang yang dimiliki perguruan tinggi tersebut. Diera sekarang, jika tidak mampu mengembangkan networking mereka akan tertinggal. Dengan adanya resource sharing, kita akan lebih mudah dalam bekerjasama apa bila dibutuhkan,” ungkapnya.

“Bisa saja perguruan tinggi itu memiliki kemampuan dalam bidang riset, kita akan hadirkan disana tenaga – tenaga expert dari Unisma. Dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman akan memudahkan payung kerjasama antar lembaga pendidikan. Kalau suatu saat dibutuhkan akan lebih cepat, dibandingkan jika belum memiliki MoU kerjasama,” tutur rektor Universitas Islam Malang.

“Diharapkan Universitas Islam Malang dapat menjadi mentor bagi perguruan tinggi lainnya,” tutupnya. (has)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Universitas Kanjuruhan Malang Mendukung Kegiatan Mahasiswa Dalam Pengembangan Teknologi

Senat Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Unikama mengadakan kuliah umum dengan mendatangkan Drs. H. Saifullah Yusuf sebagai pemateri.

Close