Unjuk Gigi Di Bekraf Festival 2019, Alumnus ITB Ciptakan Perhiasan Cantik dari Limbah Batu Bara

Infokampus.news – Bekraf festival 2019 yang diselenggarakan di Benteng Vastenburg Solo pada 4-6 Oktober 2019 memamerkan 1000 pelaku usaha ekonomi kreatif yang unjuk produk dan jasa. ada beberapa UKM dan startup mendapat antusiasme tinggi dari para pengunjung karena memiliki faktor unique value yang ditampilkan.

Salah satunya UKM yang memproduksi aneka kreasi perhiasan wanita modern kelas premium dari bahan limbah batubara. untuk jenis ini, bisa dibilang legam merupakan pionir atau yang pertama di Indonesia.

Pendiri perhiasan dari batu bara ini adalah alumni Kriya Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB angkatan 2015 yakni Alvinska Octaviana. “kami menggunakan limbah antrasit atau batu bara berkualitas terbaik berwarna hitam solid yang memiliki kilau metalik”. Ungkapnya

Perempuan berusia 25 tahun tersebut menuturkan awal mula pembuatan perhiasan dari batu bara ini karena terlibat dalam program inovatif dan kreatif melalui kolaborasi nusantara pada tahun 2016.

Limbah batu bara hasil proses kimiawi, biologi dan geologi endapan organik selama ratusan juta tahun dibentuk dan diukir sedemikian rupa menjadi mata anting, kalung, gelang, cincin, jepit rambut, bros dan jenis aksesori lain yang memikat. Simpel namun elegan.

Baca Juga :  Dr. Karlina Supelli, M.Sc memberi Kuliah Umum bertema Pancasila dan Teknologi di Unika Widya Karya Malang

Bahan ikatnya tersedia dalam beragam pilihan logam mulai emas, perak, kuningan hingga tembaga. Karena keindahan dan nilai unik tadi, hanya setahun setelah kehadirannya, aneka perhiasan produk Legam sudah memiliki pasar yang cukup menjanjikan. Terlebih, konsumen juga dapat memesan desain yang mereka inginkan secara custom. Produk favorit adalah anting untuk barang jadi. Untuk custom, konsumen banyak memesan cincin.

Dilansir melalui Sindonews, Alvins menjamin produknya tidak memiliki dampak apapun terhadap kulit. “Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa gas metan yang terkandung dalam batu bara tidak aktif lagi ketika batu bara sudah diangkat dari tambang,” jelasnya. (Edt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *