UWG Malang Lakukan Evaluasi Pada Tiap Proposal Hibah DRPM Kemenristek Dikti

Infokampus.news, Malang – LPPM UWG Malang lakukan evaluasi pada dua puluh tujuh judul proposal penelitian yang mendapat pendanaan hibah DRPM Kemenristek Dikti untuk tahun anggaran 2018. Proposal tersebut terbagi dalam tiga skim yaitu Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT), Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) dan Penelitian Produk Unggulan Perguruan Tinggi (PPUPT) dengan jumlah 14 PDUPT, 12 PTUPT dan 1 PPUPT.

Evaluasi dibagi menjadi dua kelompok, yakni pada kelompok pertama Dr. Boge Triatmanto, SE, MM dari UNMER bersama Dr. Ir. Ririen Prihandarini, MS dari UWG Malang selaku reviewer melakukan pembahasan 15 proposal dari kelompok Ilmu Ekonomi, Ilmu Hukum dan Ilmu Pertanian. Untuk kelompok kedua Dr. Ir. Eko Noerhayati, MT dari UNISMA dan Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST, MT dari UWG Malang selaku reviewer melakukan pembahasan pada 12 proposal dari Ilmu Teknik.

Pentingnya Meninjau Secara Detail Proposal Hibah DRPM Kemenristek Dikti

“Titik berat evaluasi pembahasan yang harus mendapat perhatian para pengusul adalah keterkaitan roadmap pengusul dengan Rencana Induk Penelitian Perguruan Tinggi (RIP-PT), metode untuk mencapai tujuan, target jurnal internasional yang dituju, rekam jejak peneliti dan pendanaan,” ungkap Dr. Boge Triatmanto, SE, MM.

“Sebagai Perguruan Tinggi yang terklasifikasi dalam klaster Madya, UWG Malang punya kesempatan untuk mengelola penelitian desentralisasi dengan alokasi dana sebesar 7.5 M. Akan tetapi kelolosan proposal ini didanai atau tidaknya tetap bergantung sepenuhnya pada DRPM Kemenristek Dikti. Oleh karena itu agar obyektifitas tetap terjaga, maka didatangkan reviewer dari luar yaitu dari UNMER dan UNISMA,” pungkas Candra Aditya, ST, MT selaku Ketua LPPM UWG Malang(has)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ikut Kompetisi di Rumania, Tim LYZ ITS Yakin Ukir Prestasi

Tim LZY Visual itu akan ikuti presentasi final International Video Mapping yang digelar oleh perusahaan IULIUS.

Close