UWG Malang Persiapkan Mahasiswa Hibah Program Belajar Bekerja Terpadu

Infokampus.news, MalangUntuk ke sekian kalinya UWG Malang mendapatkan hibah Program Belajar Bekerja Terpadu dari Kemristek Dikti. Sebelumnya Program Belajar Bekerja Terpadu diikuti oleh 25 peserta, namun untuk tahun ini hanya 10 mahasiswa terpilih yang mendapatkan hibah dari Kemristek Dikti.

“Tujuan dari program ini untuk membekali mahasiswa akan dunia usaha dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan, dengan syarat sudah menempuh 110 sks atau minimal sudah semester 7 dan bersedia mengikuti program ini selama 3 bulan, artinya sampai selesai,” ungkap Dra. Wiwin Purnomowati, MSi. selaku Ketua Pusat Pengembangan Kewirausahaan.

UWG Malang Bekerjasama Dengan Berbagai Mitra Untuk Program Belajar Bekerja Terpadu

“Kali ini kita bekerjasama dengan 10 mitra yaitu Utero Advertising, Wijaya Net, Rodeo Fresh, CV Kajeye Food, Marwa Print, Toga Vitan, Toko Oleh-oleh Firdaus dan Yan Keramik, yang beberapa diantaranya adalah milik alumni. Peserta Program Belajar Bekerja Terpadu nantinya akan belajar bekerja ditempat mitra selama 7 jam perhari selama 3 bulan dan akan menerima kompensasi keuangan,” tambahnya.

Tahun ini sendiri hanya 40 Perguruan Tinggi terpilih yang memperoleh hibah Program Belajar Bekerja Terpadu, di Malang sendiri hanya ada 2 Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah UWG Malang. Ir. Enny Sumaryati, MP, Dra. Endah Puspitosarie, MSi, dan Dra. Dwi Anggarani, MM, Ak. ditunjuk sebagai mentor untuk mengawasi kinerja mahasiswa di tempat mitra. Setiap mentor akan memonitor kinerja mahasiswa Program Belajar Bekerja Terpadu 2 kali dalam seminggu.

“Kali ini pengawasan akan dilakukan lebih ketat. Bukan karena tidak percaya kepada peserta tetapi lebih kepada pendampingan dan pemberian motivasi kepada peserta, ” ujar Wiwin, dosen Fakultas Ekonomi yang sering diundang untuk sharing tentang program ini dan pengelolaan kewirausahaan kampus oleh banyak PTS di Pulau Jawa

“Saya berharap mahasiswa bisa aktif mencari informasi dan memanfaatkan peluang yang sekarang banyak diberikan oleh pemerintah melalui Kemristek Dikti dan lembaga-lembaga pemerintah yang lain. Bagi yang nantinya tidak lolos dalam program ini, tidak perlu berkecil hati, masih banyak peluang mendapatkan ilmu bila aktif mencari dan bertanya, ” pungkas Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST, MT, selaku Wakil Rektor III. (has)

 

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jalin Kerjasama Pembuatan Radar, TNI-AU Akan Libatkan Peneliti Dari Universitas Gadjah Mada

Infokampus.news, Malang - Universitas Gadjah Mada dan TNI Angkatan Udara adakan kerja sama dalam bidang pembuatan radar.

Close