UWG Malang Tingkatkan Mutu Dosen Melalui LPPM

Infokampus.news, MalangUWG Malang mensupport tenaga pendidik dengan memberikan dukungan penuh untuk kegiatan LPPM. Universitas Widyagama Malang sendiri menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui LPPM dengan melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terhadap kemampuan yang sudah dimiliki.

Selain dana internal, Kemenristek sendiri sudah memberikan anggaran hibah untuk kegiatan penelitian dan pengabdian. Untuk mekanisme sendiri dimulai dari pembuatan proposal dan setelah lolos pada tahap penyaringan, judul dan kelompok terpilih akan layak untuk dibiayai oleh negara.

Candra Aditya, ST., MT. menyatakan jika Kemenristek sendiri selalu meningkatkan jumlah dana hibah pasa setiap tahunnya.

“Pada tahun 2016 UWG Malang mendapatkan dana sebesar 3,7 M untuk penulisan 66 judul. Dana itu sendiri dirincikan untuk penelitian 60 jt dan pengabdian 50 jt,” ungkapnya.

Untuk April dan mei sendiri sudah menjadi bulan rutin, dosen sudah sibuk membuat pengajuan proposal baik untuk penelitian maupun pengabdian.

“Lembaga LPPM di nilai oleh DIKTI, dengan mengisi administrasi setiap tahun secara online. Tugas LPPM sendiri yakni melakukan pelaksanaan, manajemen, monitoring, rincian luaran untuk setiap judul yang sudah lolos,” jelasnya.

UWG Malang Masuk Dalam Cluster Madya

Untuk kelompok sendiri Kemenristek membuat kelompok Cluster mandiri, utama, madya dan binaan.

UWG Malang masuk dalam cluster madya, DIKTI memberi dana untuk dikelola LPPM sesuai dengan Rencana Induk Penelitian (RIP),” pungkasnya.

“Jumlah judul yang didanai terbilang cukup besar, UWG Malang sendiri memiliki 106 dosen aktif. Jika dalam 1 judul ada 2-3 orang, bisa dipastikan hampir 80% sudah terlibat semua,” paparnya.

Semua melalui prosedural mulai dinilai proposal, disaring, dimonitoring dan evaluasi sampai dengan laporan akhir. Kemenristek menekankan luaran, tingkat luaran mempengaruhi kinerja lembaga LPPM. Luaran jika dapat terpublish dijurnal Internasional kualitas dan nilainya menjadi lebih tinggi.

LPPM rutin berkeliling ke fakultas untuk membuat proposal, mendiskusikan tema-tema yang harus diangkat. Tema besar penelitian sendiri “Inovasi Teknologi, Kearifan Lokal dan Budaya Serta Enterprenur”, untuk tema besar pengabdian “Pengembangan Implementasi IPTEK Universitas Widyagama Malang untuk pemberdayaan masyarakat dan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah.

“Bedanya secara prinsip, masing-masing dosen memiliki kemampuan sesuai dengan fokusnya, pengabdian diambil sesuai dengan aplikasi yang digunakan pada saat penelitian,” papar Candra.

“Tahun anggaran 2017 menunggu kontrak rektor dengan kopertis, kontrak sendiri sebesar 3,368 M. LPPM bertugas memberikan support, target LPPM sendiri semua dapat terlibat dalam pembuatan,” ungkapnya.

“Selalu meningkatnya dana setiap tahunnya membuat dosen bergairah untuk melakukan penelitian dan pengabdian. Dengan begitu mahasiswa juga bisa terlibat,” sambungnya.

“Judul yang lolos administrasi dan substansi baru bisa dibiayai, LPPM sedang meningkatan mutu proposal. Untuk pencapaian sendiri diatas 50% judul yang diajukan selalu didanai Kemenristek,” tutupnya. (has)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terima 2511 Mahasiswa pada SBMPTN 2017, Cek Peluangmu Masuk Universitas Udayana!

Universitas Udayana (UNUD) telah didirikan pada 29 September 1962. Moto dari UNUD adalah Takitakining Sewaka Guna Widya.

Close