Viral Maba Tidak Bisa Sholat Saat PKKMB , UM Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka

Infokampus.news, Malang – Pada penyelenggaraan PKKMB di hari kedua kemarin (15/8) para maba sempat terlewat sholat ashar. Hal ini terjadi lantaran pihak kampus UM membenarkan adanya kemoloran waktu pada pelaksanaan kegiatan lapang yang dilaksanakan di sore hari kemarin mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.

“Kemarin sore memang ada sesuatu yang terjadi di luar antisipasi kita. Kami salah perkiraan waktu,” tukas Wakil Rektor 3 UM Prof. Dr. Syamsul Hadi S.Pd., M.Pd., saat memberikan klarifikasi dalam konpres yang digelar siang ini (16/8).

Pihaknya tidak mengira bahwa akan terjadi kemoloran waktu bagi para mahasiswa ini untuk memasuki stadion dan keluar dari stadion untuk melaksanakan latihan upacara dan juga latihan papermob.

“Kami tidak menyangka ada penumpukan saat keluar dan masuk. Masuk saja butuh 45 menit. Ditambah lagi ada mobil wc berjalan itu dan banyak motor parkir, jadi tentu terjadi penumpukan” Tambah dia.

Sehingga banyak dari para maba yang pada saat itu terlewat sholat ashar, karena saat keluar dari lokasi adzan maghrib telah berkumandang.

“Ya meskipun sebenarnya ada juga mahasiswa yang kami tanya dan mereka sudah dijamak sholatnya,” papar dia.

UM Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka dan Berjanji Lebih Jeli Untuk PKKMB Selanjutnya

Hal ini membuat sebagian dari mahasiswa merasa tidak nyaman dan hampir menggelar demo pagi hari tadi di depan rektorat UM. Namun nyatanya aksi ini tidak jadi digelar dan pihak UM pun secara terbuka menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh mahasiswa dan juga masyarakat.

“Sebagai pimpinan yang bertanggung jawab terhadap PKKMB dan juga mewakili pihak UM kami sangat menghargai kepedulian mahasiswa dan masyarakat dalam perihal sholat ini, sangat positif. Saya juga sepemikiran karena saya sendiri juga sangat cerewet masalah sholat, kami memohon maaf atas kekhilafan ini.” Ujar dia

Selain itu pihaknya juga berjanji akan lebih teliti dan mempertimbangkan segala hal yang berkaitan dengan kegiatan PKKMB di tahun-tahun mendatang.

“Karena ada 7000an mahasiswa antisipasi kami memang kurang tepat, kami sama sekali tidak ada niatan untuk melarang sholat. Kami berjanji tidak akan terulang lagi di kemudian hari kejadian seperti ini,” Pungkas dia. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mahasiswa ITB Ini Raih Juara Satu Lomba Debat Internasional!

Ifnokampus.news - para mahasiswa perwakilan ITB yang berhasil menyabet gelar juara pertama UADC tersebut yakni

Close