Viral Virus Corona, Bagaimana Nasib Mahasiswa Indonesia di Wuhan?

INFOKAMPUS.NEWS – Puluhan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Wuhan China meminta pemerintah segera mengevakuasi mereka menyusul terus meningkatnya jumlah orang yang meninggal akibat virus corona.

Faizasyah mengatakan saat ini terdapat 243 WNI yang berada di daerah karantina, antara lain di kota Xianning, Guangxi, Enshi, dan Xiangyang, yang semuanya terletak di Provinsi Hubei.

Setidaknya masih ada 96 mahasiswa yang masih tinggal di asrama-asrama kampus di Wuhan. Mereka, katanya, mulai dilanda rasa khawatir luar biasa sejak pemerintah China menutup seluruh akses transportasi di sana dan melarang masyarakat setempat keluar dari Wuhan.

Dari informasi yang didapat, perhimpunan INTI menyatakan kondisi mahasiswa Indonesia yang berada di Wuhan dalam kondisi sehat. namun mereka kesulitan mendapatkan stok makanan dan khawatir karena virus yang cepat menyebar di kota tersebut.

Wakil ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta pemerintah segera mengevakuasi seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Wuhan China. menurutnya melindungi WNI di luar negeri adalah kewajiban negara.

Baca Juga :  Didi Kempot Meriahkan Jalan Sehat Dies Natalies UB ke-57

Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Wuhan, Nur Musyafak mengatakan sudah meminta kepada pihak KBRI di Beijing agar memulangkan mereka. sementara Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa rencana evakuasi warga negara Indonesia dari daerah yang terpapar virus corona akan sangat ditentukan oleh kebijakan pemerintahan China.

“kami bangun komunikasi intens dengan pemerintah Tiongkok baik di tingkat pusat dan provinsi. beberapa negara memang telah menyalurkan keinginannya untuk evakuasi warganya termasuk Amerika Serikat, Perancis, dan Australia. Semua negara, termasuk Indonesia, banyak tergantung dari sejauh mana pemerintah Tiongkok bisa mempertimbangkan saran dan tindakan, apakah evaluasi langsung ke Negara asal atau harus di wilayah China Sendiri” . (Edt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *