Widyaloka dan Potret Kehidupan Kampus Mahasiswa UB

Infokampus.news, Malang –  Gedung Widyaloka merupakan salah satu tempat yang sudah populer dikalangan masyarakat Universitas Brawijaya (UB). Gedung yang berdiri megah ditengah-tengah kawasan UB ini merupakan tempat yang biasa digunakan sebagai ruang bagi civitas akademika UB menggelar Seminar, Sidang, bahkan sampai tempat peneimaan tamu. Namun siapa sangka di bawah bangunan kokoh nan megah tersebut, banyak potret kehidupan mahasiswa yang  menarik untuk di simak.

Baca Juga :

Fasilitas Internet, Daya Tarik Utama Widlok Bagi Mahasiswa

Tiap harinya, bagian bawah gedung Widyaloka selalu dipenuhi mahasiswa dengan tujuan dan maksud yang bermacam-macam. Salah satu primadona dari tempat tersebut adalah fasilitas WiFi yang diberikan oleh pihak universitas. Rifqi Fathoni, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UB berpendapat Widlok merupakan solusi bagi mahasiswa rantau seperti dirinya yang tidak mempunya akses internet di tempat tinggalnya.

“Apalagi kalau di gazebo perpus atau filkom sering banget penuh. Padahal kadang penuhnya sama orang-orang yang main game, bukan untuk nugas atau yang bersifat akademis lainnya. Nah kalau diwidlok memang sering sepi dan jika ramai,  justru banyak mahasiswa lain yang melakukan kegiatan akademis jadinya lebih enak saja nugas di widlok,” Paparnya.

Rifqi juga menyayangkan bahwa belum adanya fasilitas yang bisa untuk mengisi daya listrik laptop maupun alat elektronik lainnya. Ia juga berharap agar mahasiswa bisa menggunakan fasilitas kampus dengan bijak dan tidak sembarangan.

Widyaloka, Tempat Rapat Yang Asyik dan Tak Menguras Dompet

Lain lagi cerita yang disampaikan oleh Muhammad Ridwan, Mahasiswa Fakultas Pertanian UB. dirinya bersama teman-teman yang juga berasal dari FP ini sedang khidmat menyelenggarakan rapat di Widlok tersebut. Ridwan mengakui, Widlok merupakan salah satu tempat yang cocok untuk menyelenggarakan rapat. Alasannya, kadang ruang-ruang terbuka untuk menunjang kegiata rapat sangatlah minim di UB. apalagi, akadang sekretarian organisasi dalam kampus sagatlah kecil dan tidak mampu menampung banyaknya peserta rapat.

“Selain itu juga Widlok aman dari hujan mas jadi prosesi rapat juga bisa berjalan aman tanpa terganggu hujan. Kalau kami memilih rapat di luar kampus, biasanya malah membuat dompet terkuras denan beli makan, minum, atau camilan. Jadi ya lebih enak di Widlok menurut saya,” Ungkapnya.

Banyaknya mahasiswa yang beraktifitas di Widyaloka ini sendiri menjad bukti bahwa kampus menjadi menjadi pilihan utama mahasiswa untuk melakukan aktifitas akademis maupun non akademis. Widyaloka menjadi saksi bisu bagaimana calon-calon pemimpin bangsa memperjuangkan apa yang di embankan dalam diri mereka selama mencari ilmu di Kampus Brawijaya ini, baik itu Doa orang tua, harapan perubahan dari masyarakat, maupun masa depan dirinya sendiri.

Penulis : Ucha Julistian

Foto : Ucha – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menristek Dikti : Syarat Pendirian Program Vokasi Tahun Depan Berubah!

Pada tahun 2017 mendatang Kemenristek Dikti akan memberlakukan beberapa perubahan untuk mendorong perkembangan Perguruan Tinggi di Indonesia. Ditemui beberapa waktu...

Close