Workshop Graphology: Grafologi dan Kaitannya dengan Kepribadian

Infokampus.news– Kita tahu banyak orang yang menganggap grafologi merupakan bagian dari ilmu psikologi. Hal ini tidak sepenuhnya salah ataupun benar. Memang, grafologi sendiri banyak diajarkan di Fakultas Psikologi Eropa.

Grafologi sendiri lahir sebelum ilmu psikologi ada. Pada jaman prasejarahpun, di Yunani, Romawi maupun Tiongkok sudah menenal tulisan tangan yang berkaitan dengan watak dari penulisnya. Tokoh awal dari ilmu grafologi sendiri adalah Jean Crepieux-Jamin yang merupakan salah satu tokoh terkenal di kongres-kongres internasional di Eropa. Jean Crepieux-Jamin pada saat itu juga mempengaruhi beberapa tokoh psikologi seperti Pierre Janet, Alfred Binet dan Jean Piaget. Nah, ketiga tokoh psikologi ini kemudian melakukan riset tentang grafologi dan kepribadian di Paris.

Bapak psikologi modern, Wilhelm Wundt bersama rekannya Emil Kraepelin berusaha mengukur tekanan dan kecepatan (yang merupakan unsur dari grafologi) pada orang normal dan gangguan mental pada Tes Kraepelin. Dr. Pierre Janet, Henry Bergson, Charles Henry, Carl Jung & Rudolph Pophal mempelajari fisiologis-motorik pada tulisan tangan. Dr. Pierre Janet, pionir psikolog & filsuf Perancis mempublikasikan hasil riset grafologinya thn 1889 & 1892.

Baca Juga :  UM Buka Kuota SNMPTN 2021 Sebanyak 1.965 Mahasiswa

Banyak penelitian yang kemudian menghubungkan kedua ilmu ini (grafologi dan psikologi) seperti Max Pulver mengenalkan konsep 3 zona dalam grafologi. Max Pulver menghubungkan konsep psikoanalisa dari Carl  Gustav Jung yaitu id, ego dan superego dalam pembagian 3 zona tersebut.

Banyak universitas Eropa  yang menjadikan grafologi sebagai bagian kurikulum jurusan psikologi.  Sekarang grafologi sangat berguna dalam banyak hal. Seperti parenting, pendidikan sekolah, konseling, pengembangan sumber saya manusia, kriminalitas dan forensik.

Nah, dari sedikit ulasan mengenai sejarah ilmu grafologi, dapat disimpulkan bahwa grafologi adalah ilmu empiris yang telah diuji secara statistika dimana dari tulisan tangan bisa dibaca karakter penulisnya. Lalu bagaimana cara assesment dan terapi grafologinya? Salah satu pakar grafologi Indonesia, Yosandy LS akan hadir untuk memberikan materi seputar grafologi pada 22 September 2019 di Kota Malang.

Berikut materi yang akan di sampaikan di Workshop Graphology Yosandy LS:

  1. Pengantar Graphology
  2. Analisa Kesehatan Penulis
  3. Analisa Pengelolaan Masa Lalu
  4. Analisa Masa Depan
  5. Analisa Kebutuhan Sosialisasi
  6. Analisa Motivasi
  7. Analisa Kecerdasan Emosional
  8. Analisa Tanda Tangan
Baca Juga :  7 Peluang Karir Jurusan Agroekoteknologi

Contact Person : Ade  Laresa (081233246422) (Sil)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *