Workshop STIKI Kali Ini Praktikkan Optimasi Website dengan SEO

Infokampus.news – Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia (STIKI) Malang kembali menggelar workshop dengan tema “How to Increase Website Ranking Using Search Engine Optimization pada hari Jumat (23/3). Workshop STIKI kali ini berfokus pada pembuatan website dengan Febry Eka Purwiantono, S.Kom., M.Kom. sebagai pemateri.

Workshop yang dilaksanakan di Lab B Gedung B STIKI tersebut diawali dengan pembuatan website dari nol. Karena terkendala dana dan tidak adanya modal untuk ini, maka peserta membuat blog tak berbayar untuk kemudian dioptimasi setelahnya. Berikutnya, peserta workshop menulis artikel untuk konten blog. Langkah berikutnya adalah melakukan registrasi atau sign up di Google Web Master dan mendaftarkan sitemapnya. Setelah didaftarkan, sitemap tersebut tidak langsung terindeks di laman pencarian Google, diperlukan sedikitnya 2-3 hari untuk masuk ke indeks Google. Meskipun telah melewati serangkaian proses Search Engine Optimization (SEO), untuk muncul di halaman pertama mesin pencarian Google dibutuhkan waktu yang tak sedikit bahkan bisa berbulan-bulan.

Meskipun banyak peminatnya, untuk sementara ini jumlah peserta masih dibatasi oleh pihak penyelenggara sebab terbatasnya jumlah media elektronik yang tersedia. Tercatat, ada 48 mahasiswa yang mengikuti kegiatan yang berlangsung selama dua jam mulai dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB ini.

“Mahasiswa lumayan antusias karena mungkin mereka belum pernah mengikuti workshop dengan materi ini. Untuk SEO-nya sendiri, mereka belum mengerti banyak,” ungkap Febry Eka saat ditemui wartawan.

Dengan adanya workshop STIKI ini, diharapkan seluruh mahasiswa STIKI bisa mengaplikasikan SEO, sebab sayang sekali jika mereka bisa membuat website yang bagus tapi tak banyak orang yang tahu. Jika SEO dilakukan dengan cermat, maka website yang bagus itu bisa dikenal orang secara luas. Selain itu, jika website tersebut bagus plus menggunakan SEO, maka pemilik website akan bisa menghasilkan uang dari visitor terlebih jika ada yang memasang iklan berbayar di website tersebut.

“Peminat banyak tapi pesertanya dibatasi. Jadi mungkin untuk workshop selanjutnya bisa ditambah (kuota peserta workshopnya), lalu sarana dan prasarana ditingkatkan lagi, jadi workshopnya bisa lebih optimal lagi,” tutupnya. (feb/him)

Leave a Reply

Your email address will not be published.