Wow, di Ajang Internasional Pertamanya Tim Arjuna EV UGM Berhasil Membawa Pulang Prestasi

Infokampus.news – Tim Arjuna EV menjadi perwakilan Universitas Gadjah Mada di ajang Student Formula Japan Electric Vehicle Class 2017. Ini merupakan ajang Internasional pertama bagi Tim Arjuna EV di kompetisi yang dilaksanakan sejak 5-9 September 2017 di Ecopa Stadium, Shizuoka, Jepang. Sebagai pendatang baru Tim Arjuna EV berhasil membawa pulang dua penghargaan di ajang Student Formula Japan Electric Vehicle Class 2017 pada static event sebagai Best Presentation for Overseas Participant dan 2nd Best Overall Result in ASEAN for EV Class.

Meski ini kali pertama, namun tim Arjuna EV sudah menunjukkan kemampuannya di kelas teknologi mobil melawan kompetitor dari negara lain yang tentu saja sudah memiliki segudang pengalaman. Sebuah prestasi yang sangat baik walaupun Tim Arjuna EV Universitas Gadjah Mada belum bisa memberikan performa terbaiknya pada dynamic event (autrocrossskidpad, dan endurance) dikarenakam komponen utama mobil listrik, yaitu baterai jenis lithium milik Arjuna EV Universitas Gadjah Mada tidak dapat dikirim ke Jepang. Hal ini merupakan peraturan dari Asosiasi Pengangkutan Udara International (IATA) mengenai larangan pengiriman baterai jenis lithium.

Perjuangan Maksimal Dari Tim Arjuna EV di Ajang Internasional

“Oleh karena itu, kami mempersiapkan presentasi sebaik mungkin dengan dokumen-dokumen pendukung yang mencakup detail desain dan spesifikasi mobil Arjuna IPC V,” ungkap Luqman Adi Prasetya selaku ketua tim Arjuna EV.

Luqman mengungkapkan tim teknis dan non teknis saling bersinergi dan koorperatif. Tiga anggota Arjuna EV UGM yang mewakili pada static event ini terdiri dari berbagai disiplin ilmu. Halina Pandurattri dari Manajemen, Farid Himawan dari Akuntansi, dan Mahmudin Amin dari Elektronika dan Instumentasi. Presentasi Arjuna mendetail, komunikatif, dan sistematis sehingga juri memahami isi presentasi tim. Alhasil Arjuna EV UGM mendapatkan dua prestasi yang cukup membanggakan pada lomba pertamanya.

“Semua yang kami alami pada FSAE ini menyadarkan untuk bersungguh-sungguh, fokus, dan mempersiapkan banyak rencana terhadap worst case yang mungkin dihadapi,” pungkasnya. (has)

Sumber : https://www.ugm.ac.id/

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kembangkan Potensi Beras Hitam Organik, Universitas Gadjah Mada Bantu Tingkatkan Nilai Jual Petani Lokal

Setiap perguruan tinggi tentunya memiliki hasil karya inovasi maupun penemuan yang harus di pamerkan maupun di perkenalkan pada pihak-pihak

Close