Wow, Dosen UMM ini digelari Duta Perdamaian Antaragama Dunia!

Infokampus.news, Malang – Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr. Pradana Boy., MA diamanahkan sebagai international fellow in interreligious dialogue oleh King Abdullah bin Abdulaziz International Center for Interreligious and Intercultural Dialogue (KAICIID) yang bertempat di Wina, Austria. KAICIID sendiri didirikan oleh empat pemerintahan yaitu Austria, Spanyol, vatikan, dan negara penyandang dana utamanya Saudi Arabia.

Baca Juga:

Pradana Boy, yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Studi Islam dan Filsafat ini mrngatakan, isrilah International Fellow ini sendiri dapat di artikan sebagai Duta Perdamaian Antaragama Internasional. Dirinya sendiri akan mengemban tugas sebagai Duta Perdamaian Antaragama Internasional ini selama setahun. Dan pada pertemuan pertama antar duta beberapa hari yang lalu, juga melibatkan beberapa pemuka agama di diunia.

“Pada pertemuan pertama, kami secara intensif membicarakan persoalan-persoalan penting yang sering menjadi penghalang terjadinya hubungan yang harmonis antaragama dan kebudayaan di dunia. Di sini, para pemimipin agama dunia dipersilahkan mengemukakan pandangan mereka selama ini terhadap agama lainnya,” kata Pradana.

Bersama Putri Alm. Gus Dur, Pradana Akan Ikuti Dialog Antaragama di Dunia

Selain Pradana, salah satu peserta Indonesia yang terpilih menjadi Duta Perdamaian Agama lainnya adalah putri Almarhum mantan Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid. Keduanya nantinya akan menghadiri pertemuan-pertemuan tentang perdamaian antaragama yang di gelar dibeberapa negara di dunia. Mereka juga akan melakukan promosi perdamaian antaragama melalui berbagai cara.

“Salah satunya adalah pertukaran kuliah. Dalam arti, seorang fellow dari agama tertentu akan diundang untuk memberikan kuliah kepada komunitas yang bukan dari agamanya untuk mengurai berbagai kesalah fahaman dan prasangka yang seringkali mewarnai hubungan antaragama,” Ungkap Pradana sebagaimanarilis yang diterima Infokampus.

Selain itu menurut Pradana, Salah satu faktor penghalang kedamaian dan hubungan harmonis antaragama adalah prasangka dan kesalahfahaman. Hanya dengan dialog intensif, keduanya bisa diatasi dan kedamaian serta hubungan harmonis antaragama bisa dicapai.

Penulis : Ucha Julistian

Foto : Ucha – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pusat Kajian One Health Unud Fokus pada Zoonosis

Unud membentuk Pusat Kajian One Health yang fokus pada penanganan penyakit zoonosis, infeksi penyakit dari hewan ke manusia.

Close