Wow, Mahasiswa Ini Manfaatkan Darah Ayam Untuk Pakan Ternak Puyuh!

Infokampus.news, Malang – Dalam acara Monitoring Evaluasi yang digelar di Universitas Negeri Malang (UM), salah satu kelompok mahasiswa ini memanfaatkan darah ayam dalam penelitian mereka. Adalah, Nufus Imamil Badriyah, Faisol Khosim, dan Haris Seno Ali memanfaatkan limbah darah ayam (RPA) tersebut sebagai pakan ternak puyuh yang lebih padat gizi dalam bentuk tepung.

3 Mahasiswa UNISMA yang menampilkan karya mereka di MONEV ini memaparkan jika produk buatan mereka ini selain mengurangi limbah, ternyata lebih murah dan padat protein.

“Untuk 60 ekor burung puyuh itu bisa menghemat hingga 3000 rupiah per hari, selain itu juga membantu mengurangi pencemaran lingkungan.” Ungkap Nufus pada tim infokampus.news.

Mahasiswa Ini Memanfaatkan Darah Untuk Memperbesar Jumlah Produksi Telur Puyuh

Sesuai dengan judul yang mereka garap, Inovasi Pemanfaatan Limbah Darah (RPA) Sebagai Greenfeeding Protein Substitition Terhadap Produktifitas Puyuh pakan ini memang memberi dampak berbeda. Telur yang dihasilkan oleh burung puyuh ini menjadi lebih besar ketimbang menggunakan pakan ternak yang ada di pasaran.

“Kalau telur yang dihasilkan dengan pakan pabrik berat telur 8-10gram saja per telur. Tetapi dengan ini berat telur meningkat 10-12 gram jadi lebih besar,” tambah dia.

Dengan penelitian yang telah didanai oleh dikti sebesar 10 juta rupiah ini ia berharap temuannya bisa dimanfaatkan oleh banyak orang dan diterima masyarakat luas.

“Hasilnya memang berbeda dan bisa dibuktikan. Kami berterimakasih pada dosen pembimbing kami yang sangat berjasa drh. Nurul Humaidah, M.Kes. dan berharap bisa mengembangkan temuan kami ini lebih luas lagi, tentunya harapan terbesar bisa bermanfaat bagi banyak orang.” Tandasnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Beasiswa di KAIST Korea untuk S1 Full

Beasiswa KAIST tersedia bagi lulusan SLTA yang ingin melanjutkan S1 di sejumlah program studi di KAIST, di antaranya fisika

Close