Wow, mahasiswa UGM raih Penghargaan di Jerman

Infokampus.news – Mahasiswa Univeritas Gajah Mada (UGM), Isanawidya Hikmah Paramita berhasil penghargaaan Session Winner dari kategori penelitian bertema ginekologi (gynaecology) di kegiatan 27th European Student Conference yang berlangsung di Berlin, Jerman.

Dalam konferensi tersebut, Icha, panggilan akrab Isanawidya Hikmah Paramita, mengajukan karya tulis berjudul Prevalensi Postpartum Sexual Dysfunction and It’s Association with Mode of Delivery: A Crossectional Study.

Icha bersama keempat mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UGM lainnya yaitu Hindun Wildani Wahab, Andika Ilham Rahmatullah, Adi Ariffianto, serta Guntara Khuzairi berkesempatan mengikuti konferensi biomedis ini bersama dengan 445 peserta mahasiswa program sarjana dan pascasarjana dari berbagai perguruan tinggi dunia.

Baca Juga :

“Setidaknya ada 500 peserta aktif maupun pasif dari berbagai negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika, dan Eropa yang ikut dalam konferensi biomedis yang diselenggarakan Universitätmedizin Berlin ini,” kata Isanawidya Hikmah Paramita, Seperti dilansir di ugm.ac.id

Dalam Konferensi tersebut, Icha menyampaikan presentasi mengenai prevalensi disfungsi seksual pada wanita pasca melahirkan dan hubungannya dengan mode persalinan. Lebih lanjut, Icha mengaku awal mula penelitian ini berasal dari fenomena meningkatnya jumlah tindakan operasi sesar tanpa indikasi. Hal tersebut berdampak pada efektifitas pembiayaan kesehatan.

“Tidak sedikit wanita yang sebenarnya bisa melahirkan secara normal, tetapi memilih melahirkan lewat operasi sesar karena dianggap lebih nyaman dan minim efek samping,” ujarnya.

Menurutnya, operasi sesar sendiri memiliki efek samping yang lebih banyak disbanding persalinan normal. Selain itu melalui penelitiannya ini, Icha berhasil menunjukan bahwa operasi sesar tidak bia mencegah wanita pasca melahirkan dari kejadian disfungsi seksual wanita. Ldirinya juga berharap penelitian ini dapat mengedukasi pasien tentang cara persalinan.

“Penelitian ini diharapkan dapat mengedukasi pasien terkait pilihan cara persalinan dan menekan jumlah operasi sesar yang sebenarnya tidak dibutuhkan,” pungkasnya. (Uch)

Sumber : UGM.ac.id

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Belum Menemukan Passion Saat Kuliah? Yuk simak Tips berikut Ini!
Belum Menemukan Passion Saat Kuliah? Yuk simak Tips berikut Ini!

Untuk kamu yang saat ini masih duduk di bangku perkuliahan, apakah kamu sudah menemukan passion kamu untuk dikerjakan setelah lulus...

Close