Wow! Wisudawan Terbaik UNIKAMA Ini Temukan Aplikasi Pantau Kandungan Tanah yang Pas Untuk Bercocok Tanam

Infokampus.news, Malang – Aplikasi pantau kandungan tanah yang pas untuk bercocok tanam merupakan skripsi yang diselesaikan oleh Ahmad Khoirul Rohman mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang. Lewat judul skripsi ‘Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Letak Lahan Pertanian, Pertambangan dan Perindustrian Menggunakan Metode Smarter’, ia berhasil membuat kemajuan teknologi dalam berbagai bidang.

Salah satunya adalah pertanian, yakni dengan menggabungkan gadget dan website serta mengambil data langsung melalui satelit, alat yang dibuatnya ini mampu mengetahui letak koordinat lahan yang sedang diinjak, kandungan tanah, kadar Ph mineral dan banyak lagi lainnya untuk keperluan pertanian.

“Alat ini saat ini masih akan saya kembangkan lagi, namun saat ini sudah bisa untuk mengukur hingga tembus 20 centimeter ke dalam tanah.” Papar mahasiswa terbaik yang lulus dengan IPK 3,88 ini.

Pantau Kadar Tanah Melalui Satelit Untuk Maksimalkan Hasil Pertanian

Mahasiswa yang akan diwisuda dari jurusan teknik informatika besok Sabtu (21/10) ini mengungkapkan alatnya bisa digunakan untuk membantu petani dalam menentukan tanaman apa yang cocok untuk digunakan dalam musim yang sedang berlangsung.

“Jadi nanti misalnya di sebuah desa dari pihak perhutani atau kepala desa bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk memantau bagaimana kondisi tanah di sebuah wilayah lalu nanti bisa disosialisasikan di masyarakatnya, tidak harus seluruh masyarakat menggunakan aplikasi ini. Saya sudah cobakan di Desa Nggenengan yang sudah mulai bercocok tanam dengan sistem ini sekitar satu tahun terakhir.” Tukas sulung dari 3 bersaudara ini.

Meskipun nantinya dalam penggunaan aplikasi ini petani harus selalu mengecek kondisi tanah di setiap musim, namun hasil yang didapat oleh petani tentu akan lebih maksimal.

“Karena kan kita tahu ya dari awal ini kandungannya seperti ini cocok untuk tanaman seperti apa. Namun saya masih ingin mengembangkan lagi sistem ini karena kan harusnya yang pas itu yang bisa mengukur hingga tembus kedalaman 1.000 meter, semoga nanti kedepan ada jalan.” Pungkasnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ingin Kuliah di Swedia? Daftar Beasiswa IPOET!

Melalui beasiswa IPOET Scholarships pelamar diberi kesempatan untuk memperoleh pengurangan biaya kuliah secara signifikan.

Close