Yakin Sayuran Menyehatkan? Cek Dengan Alat Bikinan Mahasiswa UB Ini!

Infokampus.news, Malang – Masyarakat indonesia kini sedang gencar concern dengan kesehatan. Salah satu caranya yaitu dengan konsentrasi pada asupan makanan yang lebih alami seperti sayur dan buah. Namun faktanya justru sebaliknya banyak sayur dan buah yang beredar di pasaran justru menyebabkan penyakit. Bagaimana sebenarnya kondisi sayur buah yang kita makan apakah benar menyehatkan?

Cek Kandungan Pestisida Sayuran Dengan Mudah

Masyarakat yang ingin menjaga kesehatan kini harus berhati-hati dengan kandungan pestisida pembasmi hama yang menempel pada sayur dan buah. Karena hal ini, beberapa mahasiswa UB ini mencetuskan ide untuk membuat alat pengecek kandungan pestisida dalam sayur dan buah yaitu RAPDE atau Rapid Pesticide Detector.

“Kasihan kan masyarakat harusnya banyak yang sehat malah kena penyakit bawaan akibat pestisida. Contohnya kanker prostat, alzheimer, banyak lagi,” ujar Ainul Yaqin, salah satu anggota kelompok PKM yang akan melaju ke PIMNAS tanggal 6 Agustus mendatang.

Alat Deteksi Sederhana Nan Fungsional

Alat yang berhasil lolos menuju ke ajang pemilihan se-Indonesia ini merupakan alat sederhana dan harganya sangat terjangkau untuk masyarakat luas. Alatnya hanya berupa kertas kecil yang di ujungnya terdapat enzim Asiltyl Colin, est serta perubah kromofor warna DTNB yang keduanya akan bereaksi jika menyatu dengan pestisida.

“Nanti akan ditempel ke sayur lalu dilihat, kalau ada perubahan warna jadi kuning di kertasnya berarti sayuran aman. Kalau tidak berubah tetap warna putih berarti ada pestisida yang masih menempel, harus dicuci kembali,” ujarnya ditemui di pameran gedung FTP UB siang ini.

Baca Juga :

Dengan harga Rp 10.700,- per 1 box, yang berisi biosensor yaitu 6 buah kertas pendeteksi, dan satu botol kecil extract khusus masyarakat sudah bisa mengecek apakah makanan sudah bebas pestisida. Karena jika hanya dengan perkiraan manusia, mengecek ada tidaknya kandungan pestisida bisa sangat rancu.

“Kalau kita lihat dari hama yang makan sayurnya belum tentu sayur itu tidak ada pestisidanya, jadi alat ini lebih memberikan kepastian,” singkatnya. (ir)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dekan FTP UB Inginkan Penyelesaian isu lokal

Dekan FTP - Terkait dengan program internasional "2nd international food, agriculture, and resources program 2016"

Close