Yudisium, Para Mahasiswa FEB Unikama Ini Menantikan ‘Siraman’ Ala Jawa

Infokampus.news, Malang – Siraman Ala Jawa biasanya dilakukan sebelum para pengantin jawa melakukan prosesi sakral pernikahan. Namun berbeda halnya dengan ‘siraman’ air kembang 7 rupa yang dihelat usai upacara yudisium mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama). Namun berbeda di kampus ini, para mahasiswa FEB justru sangat menantikan momen ini ketika mereka usai melakukan yudisium.

“Ini memang tradisi mulai wisuda pertama dulu, cuma ada di FEB Unikama, jadi kami ungkapan kalau sarjana yang kita hasilkan ini adalah lulusan unikama ibarat tunas unggul yang siap dilepas agar tumbuh dengan baik kita harus menyiramnya,” tukas Dekan FEB Drs. Sulistyo, M.Ak.

Filosofi ini mulai diterapkan di FEB Unikama sejak awal prodi ini melakukan yudisium. Salah satu mahasiswi, yang mengikuti prosesi ini mengaku memang sangat menantikan momen ini.

“Memang kami sangat antusias dengan siraman ini karena di prodi lainnya tidak ada, cuma kami saja, bahkan kalau yudisium trennya kami upload foto siraman bukan pas ceremony,” terang Mirna salah satu calon alumni FEB Unikama usai melakukan prosesi.

Nampaknya memang bibit unggul lulusan Unikama yang diharapkan bisa tumbuh baik di dunia kerja dan dunia sosial memang sudah nampak. Terbukti sekitar 30 persen mahasiswa yang melakukan yudisium (20/2) sudah bekerja bahkan ada juga yang membuka kesempatan kerja untuk banyak orang.

“Sudah banyak, harapan kami mereka lebih banyak lagi yang bisa membuat lapangan pekerjaan bagi orang lain. Karena jaman sekarang kita tidak bisa bergantung pada orang lain,” tutupnya. (Pus)

Leave a Reply

Your email address will not be published.