Yuk Intip Cara Belajar Unik 3 Lulusan Terbaik Polinema

Infokampus.news, Malang – Menjadi lulusan dengan predikat cumlaude atau dengan pujian dari perguruan tinggi merupakan hal yang membanggakan. Selain perjuangan jatuh bangun selama duduk di bangku perkuliahan terbayar, balas jasa terhadap orang tua setidaknya melegakan meski tak sepadan. Lebih menyenangkan lagi apabila begitu lulus langsung diterima kerja di sebuah perusahaan atau instansi dengan jabatan yang sesuai. Sebagian orang akan memandang hal tersebut merupakan berkah tersendiri menjadi wisudawan terbaik dengan masa depan yang menjanjikan.
Namun pencapaian menjadi wisudawan terbaik tidaklah mudah. Apalagi mereka yang terikat dengan dinas dan dituntut sempurna di setiap rekam akademiknya. Kesempatan bergaul dengan dunia luar atau bahkan sekedar berkecimpung dalam kegiatan organisasi nyaris tak tersentuh. Meski memeroleh beasiswa penuh dari perusahaan yang menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi terkait, mereka yang tergabung dalam ikatan dinas ini harus memberikan pertanggungjawabannya secara akademik. Adapun cara-cara belajar unik yang dilakukan oleh 3 wisudawati terbaik di Politeknik Negeri Malang (Polinema) berikut ini,

1. Menonton Drama Korea

Bagi Syah Afrizka Mareta Arum wisudawati berpredikat cumlaude/pujian terbaik tingkat kerjasama (PLN) di Polinema, nonton drama korea adalah solusi paling pas mengatasi penat dan suntuknya belajar. Dia adalah tipe orang yang cenderung santai tapi serius dalam belajar. Bila malam hari merasa lelah Ia memilih tidur agar ketika terbangun pikiran sudah segar kembali. Mahasiswi D3 ini bahkan sering menjadi bandar film korea di antara teman-temannya, namun jangan salah kegemarannya nonton film korea bisa membawa mahasiswi Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Listrik ini menjadi lulusan terbaik dengan IPK 3,76. Angka yang fantastis mengingat teknik listrik adalah pekerjaan para kaum adam, seperti pemasangan instalasi, pencahayaan lampu, instalasi tenaga seperti motor, merangkai kontraktor sampai memanjat Gardu Travel Tiang (GTT).
“Saya sering kesetrum tapi itu seru,” tutur putri pasangan Bapak Bambang Hari Wahyudi dan Ibu Aflacha seraya tertawa.

Baca Juga :  Nilai UTBK Rendah, Pasti Tersingkir dari SBMPTN 2019 di Universitas Brawijaya
2. Menyendiri dalam Kesunyian

Beda orang, beda cara belajar. Anita Trisnawati wisudawati terbaik Polinema tingkat institusi diploma 3, merasa lebih nyaman belajar bila dalam keadaan yang tenang. Trik dari mahasiswi Administrasi Bisnis (Alfamart) mendapat IPK 3,93 adalah belajar di atas pukul 10.00 WIB, hening, dan tanpa suara.
“Saya tidak suka belajar bareng, saya suka belajar sendiri,” kata Anita.
Putri pasangan Bapak Hubaidillah Junaidi (Alm) dan Ibu Roaini mengaku mempertahankan IPK 3,9 adalah hal yang sulit. IPK yang nyaris sempurna tersebut adalah tuntutan dari dirinya sendiri di samping mendapat pengawasan dari perusahaan terkait (Alfamart). Gadis manis yang introvert ini juga memilih untuk tidak berkecimpung dalam organisasi apapun agar maksimal. Terbukti setelah lulus dengan predikat terbaik, Ia akan segera mendapat pekerjaan pada jabatan yang layak di perusahaan waralaba yang dapat terbilang besar di Indoneisa.

Baca Juga :

3. Mendengarkan Musik

Bukan Eta, bukan pula Anita. Kali ini adalah Afri Yosela Putri wisudawati terbaik Polinema tingkat intitusi diploma IV. Mahasiswi Teknologi Informasi Program Studi Teknik Elektro peraih IPK 3,87 ini lebih dinamis dan menyukai kegiatan organisasi serta lomba di luar studinya. Bahkan dalam belajarpun Ia memilih musik untuk menemaninya.

Baca Juga :  Kerja Keras Tidak Sia-Sia, IPB naik 100 Tingkat di QS World University Ranking

“Saya suka belajar sambil mendengarkan musik, biasanya pop barat seperti lagunya Demi Lovato, Taylor Swift, begitu,” sebut wanita berhijab asal Turen ini.
Putri pertama dari 2 bersaudara pasangan Bapak Joko Umbaran dan Ibu Sri Ambarwati ini juga disiplin waktu. Sebagai putri dari seorang tentara, waktu adalah masalah yang utama dan tidak boleh diingkari. Dari kedisiplinan itulah, Afri dapat mengatur waktunya dengan baik meskipun banyak terlibat dalam organisasi dan seringkali didapuk untuk mengikuti berbagai macam lomba. Rencananya setelah kelulusan dengan predikat membanggakan ini, Afri masih ingin melanjutkan studi lanjut kemudian bekerja. (gpl)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *